Posted by: mumu2006 | March 11, 2009

Tugas 3 EL2246 IMPEDANSI

Assalamualikum wr wb

Yossshhh akhirnya saya mendapatkan kembali tugas dari dosen saya, yaitu Impedansi , baik impedansi pada speaker dan headphone, dan penerapan-penerapannya, insya Allah bermanfaat untuk kita semua.

mulaiiiiiii

Pengertian

Impedansi adalah ukuran nilai tahanan suatu komponen terhadap arus yang melaluinya dan ukuran nilainya adalah ohm (Ω). Secara umumnya untuk menjelaskan apa itu impedansi adalah seberapa besar sirkuit (dalam hal ini adalah capacitor) menghambat laju arus listrik. Semakin kecil nilai impedansi, maka semakin baik. Impedansi semakin kecil juga berarti semakin kecil pula disipasi panas dari komponen tersebut. Impedansi dan hambatan (resistansi) keduanya memiliki satuan yang sama yaitu ohm.

Berapa Impedansi dari speaker dan headphone

dari sumber yang saya dapat (yang halal tentunya) rata-rata impedansi dari speaker yaitu berkisar antar 4,8, dan 16 ohm. Speaker mobil biasanya mempunyai impedansi sekitar 4 ohm, sedangkan speaker home audio biasanya memiliki nilai 8 ohm. Impedansi pada headphone merupakan hal yang sangat penting jika kita ingin membeli headphone baru. Nah pada headphone impedansi di bagi menjadi 2 macam yaitu headphone dengan impedansi yang rendah yaitu besarnya berkisar antara 75 sampai 150 ohm. Dna headphone dengan impedansi yang tinggi yang besarnya sekitar antara 600 ohm. Headphone yang besar impedansinya makin kecil makin disukai karena suaranya lebih keras dan sangar. Tetapi pada faktanya headphone sekarang hanya mampu memiliki impedansi paling kecil yaitu 64 ohm.

Apa efek jika 2 headphone diparalelkan ? berapa besar penurunan daya yang ditransfer dari kondisi ideal?

Pada dasarnya rumus yang dipakai pada resitansi juga bisa kita terapkan pada impedansi, dimana rumua jika 2 buah benda elektrik kita paralelkan yaitu 1/Ztot = 1/Z1 + 1/Z2. Sehingga jika kita mempunyai Z1 dan Z2 yaitu sama-sama sebesar 8 ohm maka Z total yang kita dapat akan menjadi 4 ohm (setengah dari impedansi awal = ½ Z). Hal ini akan menjadi kan daya yang diperlukan akan menjadi lebih kecil, dengan rumus daya yang ada yaitu P = I^2 * Z. sehingga jika yang kita dapatkan bahwa impedansinya akan berkurang setengah maka daya yang diperlukan akan menjadi setengahnya pula. P = I^2 * ½ Z. sehingga akan menjadi ½ P.

Bagaimana Jika Diserikan ?

seperti penggunaan hukum ohm diatas jika 2 buah headphone di seri maka Ztot = Z1 + Z2 sehingga jika kita mempunyai Z1 dan Z2 yang besarnya sama maka Ztot yang kita dapatkan menjadi 2Z. sehingga dengan menggunakan rumus P = I^2 * Z maka daya yang kita dapatkan akan menjadi lebih besar yaitu 2P.

akhir kata maaf jika ada kata yang salah

yang benar datangnya dari Allah, sedangkan yang salah datangnya dari diri saya pribadi

wassalamualaikum wr wb

didapat dari berbagai sumber yang halal tentunya

Posted by: mumu2006 | February 22, 2009

Definisi Tegangan,Arus,dan Power

Assalamualaikum wr wb

yoosshhh. dapet tugas lagi ni dari dosen, kalo sekrg diminta mendefinisikan tegangan, arus dan power atau yang dapat disebut daya beserta simbol-simbol dan unit-unitnya. insya Allah bermanfaat untuk kita semua.

Tegangan

tegangan dapat didefinisikan sebagai kerja yang dilakukan untuk menggerakan satu muatan(sebesar 1 coulomb) pada elemen atau komponen dari satu terminal/ kutub ke terminal/kutub lainnya, atau pada kedua terminal/kutub akan mempunyai beda potensial jika kita menggerakan/ memindahkan muatan sebesar 1 coulomb dari satu terminal keterminal lainnya. sehingga dapat disingkat bahwa tegangan itu adalah energi persatuan waktu.

tegangan

Unit dari tegangannya yaitu joule / coulomb

Arus

Arus merupakan perubahan kecepatan muatan terhadap waktu atau muatan yang mengalir dalam satuan waktu dengan simbol i (dari kata Perancis : intensite), dengan kata lain arus adalah muatan yang bergerak. Selama muatan tersebut bergerak maka akan muncul arus tetapi ketika muatan tersebut diam maka arus pun akan hilang. Muatan akan bergerak jika ada energi luar yang memepengaruhinya. Muatan adalah satuan terkecil dari atom atau sub bagian dari atom. Dimana dalam teori atom modern menyatakan atom terdiri dari partikel inti (proton bermuatan + dan neutron bersifat netral) yang dikelilingi oleh muatan elektron (-), normalnya atom bermuatan netral. Muatan terdiri dari dua jenis yaitu muatan positif dan muatan negatif Arah arus searah dengan arah muatan positif (arah arus listrik) atau berlawanan dengan arah aliran elektron. Suatu partikel dapat menjadi muatan positif apabila kehilangan elektron dan menjadi muatan negatif apabila menerima elektron dari partikel lain. Coulomb adalah unit dasar dari International System of Units (SI) yang digunakan untuk mengukur muatan listrik.

arus

Unit dari arus yaitu coulomb per sekon

Arus itu sendiri terdiri dari 2 macam yaitu :

1. Arus searah (Direct Current/DC)

Arus DC adalah arus yang mempunyai nilai tetap atau konstan terhadap satuan waktu, artinya diaman pun kita meninjau arus tersebut pada wakttu berbeda akan mendapatkan nilai yang sama

2. Arus bolak-balik (Alternating Current/AC)

Arus AC adalah arus yang mempunyai nilai yang berubah terhadap satuan waktu dengan karakteristik akan selalu berulang untuk perioda waktu tertentu (mempunyai perida waktu : T)

Daya

Definisi dari daya itu sendiri yaitu Rata-rata kerja yang dilakukanpersatuan waktu

daya

Satuan dari daya yaitu Watt (W) atau energy persatuan waktu = joule / sekon

akhir kata maaf jika ada kata yang salah

yang benar datangnya dari Allah, sedangkan yang salah datangnya dari diri saya pribadi

wassalamualaikum wr wb

didapat dari berbagai sumber yang halal tentunya

Posted by: mumu2006 | February 13, 2009

kesetrum itu apa ya?? (tugas1 Pak Budi Raharjo)

Assalamualaikum wr wb

Berhubung saya dapat tugas dari dosen, disuruh mempelajari dan menjabarkan apa itu kesetrum??, yaaa ada baiknya saya mulai menjelaskannya sekrg. mudah2 bermanfaat buat kita semua

1. Apa itu kesetrum??

setau saya, kabel yang sering ada di rumah kita tuh ada dua macem, yaitu yang merah dan yang hitam yang merupakan dua titik potensial tegangan. nah yang merah itu kabel bermuatan sedang kan yang hitam itu netral yaaa hampir sama saja kayak ground. nah kan Tubuh kita adalah konduktor yg bisa menghantarkan arus listrik. Bila salah satu anggota tubuh kita (misal tangan) menyentuh kabel merah dan anggota tubuh lain (misal kaki) menyentuh tanah (ground), maka akan mengalir arus listrik melewati tubuh kita. Secara tiba-tiba, kita akan kaget dan itulah yg disebut kesetrum. Jadi kesetrum adalah fenomena hubung singkat dimana tubuh kita menjadi konduktor bagi arus lebih yg mengalir.

2. Kenapa kesetrum itu berbahaya dan berapa batas aman kita kesetrum??

kalo kita baca di koran atau detik.com (ini versi kerennya) banyak kan ada berita kesetrum, maling kesetrum, anak2 kesetrum, sampe hidung kesetrum kamera(saya juga bingung lagi ngapain pula nih orang). nah berapa sih batas aman kesetrum supaya kita masih aman nah dari yang saya dapat di sumber mengatakan :

  1. 0 – 0,9 mA = Belum merasakan pengaruh
  2. 0,9 – 1,2 mA =Baru terasa adanya arus listrik tapi tidak menimbulkan kejang
  3. 1,2 – 1,6 mA= Mulai terasa seakan2 ada yang merayap didalam tangan
  4. 1,6 – 6,0 mA= Tangan sampai kesiku merasa kesemutan
  5. 6,0 – 8,0 mA= Tangan mulai kaku, rasa kesemutan makin bertambah
  6. 13 – 15,0 mA= Rasa sakit tak tertahankan penghantar masih
    dapat dilepas
  7. 15 – 20,0 mA= Otot tidak sanggup lagi melepaskan penghantar
  8. 20 – 50,0 mA = Dapat mengakibatkan kerusakan pada tubuh manusia
  9. 50 – 100,0 mA= Batas arus yang dapat menyebabkan kematian

ada juga sumber yang menyebutkan bahwa batas aman jantung kita dialiri arus yanitu 10 miliamper, jika hal itu terjadi maka jantung kita kinerjanya akan tergangu.

nah bisa dibayangkan betapa berbahayanya kesetrum itu dari yang cuman geli2 sampe menyebabkan kematian. oleh karena itu kita harus sangat berhati-hati apabila kita berurusan dengan alat2 yang berhubungan dengan listrik. karena listrik itu akan menyambar kita bukan hanya karena niat tapi juga karena ada kesempatan maka waspadalah !!! waspadalah!!

3. Ada bedanya gak si tersetrum antara dengan arus searah (DC) ato bolak-balik(AC) dan bahayaan mana???

Secara umum, arus searah (DC) tidak terlalu berbahaya jika dibandingkan dengan arus bolak-balik (AC).
Efek AC pada tubuh manusia sangat tergantung kepada kecepatan berubahnya arus (frekuensi), yang diukur dalam satuan siklus/detik (hertz). Arus frekuensi rendah (50-60 hertz) lebih berbahaya dari arus frekuensi tinggi dan 3-5 kali lebih berbahaya dari DC pada tegangan (voltase) dan kekuatan (ampere) yang sama.
DC cenderung menyebabkan kontraksi otot yang kuat, yang seringkali mendorong jauh/melempar korbannya dari sumber aurs.
AC sebesar 60 hertz menyebabkan otot terpaku pada posisinya, sehingga korban tidak dapat melepaskan genggamannya pada sumber listrik. Akibatnya korban terkena sengatan listrik lebih lama sehingga terjadi luka bakar yang berat.
Biasanya semakin tinggi tegangan dan kekuatannya, maka semakin besar kerusakan yang ditimbulkan oleh kedua jenis arus listrik tersebut.

akhir kata maaf jika ada kata yang salah

yang benar datangnya dari Allah, sedangkan yang salah datangnya dari diri saya pribadi

wassalamualaikum wr wb

didapat dari berbagai sumber yang halal tentunya

Posted by: mumu2006 | January 3, 2008

Hati-Hati Jebakan Polisi

Hati hati kalo diperiksa polisi…

Mohon untuk dibaca walaupun hanya sekedar tahu, kalau
nantinya ga mau peduli itu kembali ke diri kita
masing2…

Dear Rekan sekalian,

Mungkin sebagian dari kita ada yg sudah tahu bahwa
hukum di Indonesia ini
benar2 BIADAB. Bayangkan, semua bisa dibeli dengan
UANG….

Kemarin tgl 29 Juli 2007, saya ingin menjenguk teman
saya yg katanya sudah 2bln ini msk penjara karena
NARKOBA. Waktu bertemu dengan dia, kondisinya sangat
berubah. Badannya kurus sekali, matanya merah, dan
yang lebih tragis lagi dia seperti org kelaparan.

Dia cerita tentang kejadian yg menimpanya. Tgl 9 Juni
2007, Teman saya ini pergi kedaerah kota untuk suatu
keperluan. Sesampainya di jalan ternyata ada razia
polisi. Kebetulan dia yang bawa mobilnya dan ada 1
teman lagi, jadi mereka berdua. Waktu pemeriksaan
mereka berdua disuruh keluar dari mobil, mobil mereka
digeledah. Dan betapa kagetnya teman saya itu waktu
polisi memberitahu bahwa ada 2 butir ekstasi dibawah
jok depan. Padahal semua teman saya itu bukan pemakai.
Mereka juga tidak pernah pergi ke diskotik. Mereka
meyakinkan polisi kalo itu semua bukan milik mereka.
Mereka bersedia untuk tes darah tapi polisinya malah
memarahi bahkan menampar kedua teman saya itu. Pada
saat teman2 saya tidak bisa apa2 lagi,
polisi mengambil semua barang2 berharga teman saya itu
( Dompet, Jam,
HP ). Yang lebih parahnya lagi polisi itu menyuruh
mereka untuk mengakui kalau Barang haram tersebut
milik mereka. Bersumpah dengan nama Tuhan pun kayanya
sudah ga mempan, akhirnya dengan pasrah teman2 saya
itu mengiyakan semua perintah polisi tersebut karena
kalau tidak, mungkin mereka akan dianiaya terus.
Teman2 saya itu kemudian di borgol lalu disuruh masuk
ke mobil polisi tersebut. Didalam mobil,polisi mulai
nego harga dengan teman2 saya. Mereka disuruh
menyerahkan 2juta /org mlm itu jg, maka mereka akan
dilepaskan. Sewaktu teman2 saya mengiyakan permintaan
mereka, TIM BUSER dari SCTV datang, jadi perjanjian
itu tidak jadi terlaksana. Dengan sok gagah polisi2
itu dengan arogannya menarik teman2 saya itu kluar
mobil dan memberi penjelasan ke TIM BUSER tersebut
kalau teman2 saya itu adalah pemakai. Singkat cerita
teman2 saya itu dibawa ke polres. Disana mereka
dikurung selama 1bln dan baru kamis tgl 26 Juli 2007
kemarin mereka dipindahkan ke Rutan Salemba. Perlu
diketahui juga, mereka pindah ke Rutan pun harus bayar
Rp 7.000.000 /org. Ternyata penderitaan mereka blm
selesai sampai disitu. Mereka blg kalau mereka mau
bebas, mereka hrs membayar Rp 90.000.000 / org kepada
polisi tersebut dan kasus mereka pun secara otomatis
akan ditutup. Sungguh biadab sekali moral2 org2 itu.
Perlu diketahui jg kalau didalam rutan itu dikasih
makan sehari 2x dan nasinya bukan putih warnanya
tetapi kuning. Didalam makanan tersebut sudah dicampur
dengan bumbu supaya para napi akan merasakan badannya
lemas. Ditiap blok2 tahanan jg bebas. Mereka ada yg
memakai narkoba dan itu bisa terjadi bila
mereka2 sang pengguna memberikan uang sebagai uang
tutup mulut kepada
petugas2 tersebut.

Rekans, sewaktu saya dan teman2 saya ingin menjenguk
pun tidak kalah biadab nya para petugas2 tersebut.
Dari pintu depan kita lapor dan KTP kita ditaro,
mereka minta uang administrasi Rp 5.000, trs pindah
loket utk taro HP karna disana kita ga blh bwh hp,
kita byr lagi Rp 5.000, msk pintu utk pemeriksaan
badan pengunjung byr lg Rp 5.000. Sampai lah kita pada
pintu terakhir dimana kita bisa bertemu dengan teman
saya tersebut. Saya dan
teman2 saya msk ke sebuah ruangan. Tapi sebelum kami
bertemu dengan teman2 kami tersebut, kami hrs membayar
Rp 10.000 untuk ongkos panggil teman saya yg di sel.
10 menit berlalu tapi teman kami tdk kunjung datang.
Petugas gadungan itu dtg lagi dan memberitahu kami
bahwa teman kami tdk ada di sel.
Petugas itu menawarkan jasanya kembali, dia akan
mencari teman2 kami bila kami membayar lagi Rp 10.000.
Akhirnya dengan perasaan kesal, kami ksh lagi uang
tersebut. Sumpah!!! keadaan di ruangan tersebut bnr2
mengerikan.
Kotor, sumpek, bau. Ternyata itulah ruangan pertemuan
antara napi dan penjenguk. Disana semua napi dan
penjenguk bisa leluasa melakukan adegan2 sronok.
Ciuman bibir, pegang2 alat2 vital, mereka smua tdk
malu utk melakukan hal tersebut. Mungkin smua itu
bentuk pelampiasan rasa rindu antara si napi dan si
penjenguk. Yang lebih parahnya lagi, bagi para napi yg
menerima tamu, mereka diwajibkan membayar uang Rp
50.000 ke petugas.
Jadi setelah selesai bertemu dengan teman saya
tersebut mereka kami beri uang Rp 100.000 utk mereka
msk lagi kedalam. Kalau mereka tdk membayar, mereka
akan dipukuli. Sungguh biadab nya negara kita ini!!!

Perlu diketahui juga didepan pintu masuk tertulis “
TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN”. Tapi apa kenyataan
nya???

REKANS, TOLONG FORWARD BERITA INI AGAR SEMUA BISA
MEMBACA DAN SEMOGA JD PELAJARAN UNTUK KITA SEMUA UNTUK
BERHATI2, TERUTAMA BAGI KITA2 YG MENGGUNAKAN MOBIL
DIMALAM HARI. KITA HRS BERHATI2 KALAU ADA RAZIA.
USAHAKAN SEWAKTU KITA DIPERIKSA, KITA MELIHAT TANGAN2
JAIL PARA ‘OKNUM2‘ POLISI TERSEBUT.

Posted by: mumu2006 | January 3, 2008

KISAH DI BALIK LAYAR AYAT-AYAT CINTA

sutradara : Hanung Bramantiyo

Aku mulai sadar bahwa tidak mudah membuat film agama. Itulah kenapa ibuku dulu berpesan kalau kamu sudah bisa membuat film, buatlah film tentang agamamu: Islam. Awalnya aku cuma tersenyum mendengar kata-kata ibuku. Senyum yang menyangsikan. Sebab pada waktu itu buatku film agama tidak lebih dari sekedar petuah-petuah yang membosankan. Lelaki berpeci dengan baju koko, bertasbih, kadang berewokan, mulutnya nerocos soal ayat dengan cara menghadap kamera. Membuat dirinya tampak suci dengan mengumbar ayat-ayat Quran. Ah, tidak terbayang olehku sebuah film agama.
Aku terjun membuat film Cinta: Brownies, Catatan Akhir Sekolah, Jomblo, dsb … dsb … Tapi aku tetap yakin bahwa suatu saat akan datang masa aku membuat film tentang agama.
Alhamdulillah, benar. MD Entertainment menawari membuat Film Ayat-Ayat Cinta (AAC).
‘Kenapa anda membuat film ini?’ Tanyaku
‘Sederhana. Pertama, Ini film dari Novel best seller. Kedua, penduduk indonesia 80 persen muslim. Kenapa saya tidak membuat film tentang mereka? Kalau saya minta 1 persen dari 80 persen masak tidak bisa.’
1% dari 80% penduduk muslim Indonesia berarti sekitar 2 juta penonton. dikalikan 10 ribu per tiket. Berarti pendapatan kotor 20 milyar. Kalau bujet produksinya 10 milyar, keuntungan yang didapat 10 milyar.

Lalu aku mulai memasuki tahap persiapan dan riset.
Wallohu … Aku melihat islam dari dekat sekali. Sangat dekat. Di Kairo, aku menatap Menara Azhar, aku menyentuh dinding dan lantai Azhar university, aku mencium bau apek baju-baju dan karpet mahasiswa Alzhar tetapi memiliki roman muka bersih dan santun. Aku melihat keikhlasan mereka saat bersujud diatas sajadah buluk. Bibir mereka pecah-pecah oleh panas sekaligus dingin hawa Kairo, tetapi dibalik bibir pecah itu terlantun dzikir panjang menyebut: Alloh … Alloh …
Lalu aku melihat seorang syaih duduk bersila dihadapan murid-muridnya. ‘Tallaqi’ mereka menyebutnya. Aku mendengar seorang melantunkan ayat-ayat Al quran di sudut masjid. Dan juga di pinggiran jalan. Seolah quran bagaikan bacaan novel. Allohu Akbar … Allohu Akbar. Inikah caramu membuatku dekat dengan agamaku, Ibu?
Darahku menggelora membuat mataku terbelalak. Islam sangat indah. Islam sangat eksotis. Tapi orang-orang islam seperti tidak mengerti semua itu. Orang-orang Islam di Jakarta lebih memilih jalan-jalan ke eropa daripada ke Kairo.
‘Saya akan membuat film ini eksotis, pak’ begitu kata saya ke producer.
Dan mulailah persiapan dimulai. Semangatku menggelora. Aku baca buku-buku tentang Fiqih dan sunnah. Aku libatkan mahasiswa Al Azhar untuk mendampingiku. Aku sangat hati-hati sekali melakukan ini agar apa yang tertulis dalam novel dengan indah pula tersampaikan lewat gambar. Sebuah film yang lembut, yang indah, yang suci tergambar di depan mataku dan aku yakin sekali bisa mewujudkannya.
Namun semua impianku itu tidak begitu saja mudah diwujudkan.
Pertama kali berita tentang pembuatan film AAC tersebar, halangan pertama datang justru dari pembaca. Diantara banyak yang berharap, mereka juga menyangsikan, sinis, dan mencemooh. Bahkan ada yang bilang : ‘Wah, sayang sekali novel sebagus ini akan difilmkan. Jadi ill Feel, deh’. ada juga yang bilang ‘Tidak pernah aku lihat Novel yang di filmkan hasilnya bagus, sekalipun Harry Potter. Apalagi ini.’

Kami tahu bahwa film ini harus dibuat dengan hati-hati sekali. Kami juga tidak begitu saja memilih pemain hanya semata-mata ganteng dan ‘menjual’. Karena itu kami menggandeng ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin sebagai penasehat kami.
Sebelum aku melakukan casting, aku berdiskusi dulu dengan kang Abik. Kang abik sangat concern dengan sosok Fahri. Dia harus turut serta memilih tokoh Fahri. Semula kami membuka casting di pesantren-pesantren . Tetapi hasilnya Nol. Bukan berarti para santri tidak ada yang ganteng dan pintar seperti fahri. Tetapi banyak diantara mereka sudah menganggap ‘Film’ adalah produk sekuler. Oleh sebab itu banyak diantara mereka tidak mau ikut casting. Saya pernah membaca satu hadist, jangankan membuat film, menggambar manusia saja hukumnya Haram. Nanti di Neraka hasil gambar yang kita buat harus kita hidupkan. Kalau tidak bisa, Malaikat Jibril akan mencambuk kita dengan cambuk api.
Kami melakukan casting lebih dari 5 bulan. Semua yang ikut casting adalah pemain-pemain terkenal. Tapi diantara mereka banyak terjebak pada tuntutan atas ‘Kesucian Fahri’. Lalu ditengah keputusasaan kami datang seorang lelaki. Ganteng, tetapi tidak sombong (tidak merasa dirinya ganteng). Sering kita lihat di Mal-Mal, banyak lelaki pesolek, sadar sekali bahwa dirinya ganteng. Tetapi lelaki ini tidak . Dia sangat santun. Bahasanya pun santun. Ketika berucap Alloh, dia agak-agak canggung. Bahkan tidak fasih seperti ustadz. Pada saat dia sholat aku melihat gerakannya jauh dari sempurna. Tetapi lelaki itu punya mata yang didalamnya mengandung semangat belajar. Dia adalah Fedi Nuril. Aku berdiskusi dengan kang Abik. Terjadi tarik ulur dan perdebatan panjang. Akhirnya kita sepakat memutuskan dia yang main sebagai Fahri. Alasanku adalah, Fahri bukan lelaki sempurna. Tapi yang membuat Fahri tampak sempurna karena dia sadar bahwa dirinya tidak sempurna. Keputusan Fedi Nuril sebagai Fahripun mengundang banyak kesangsian di kalangan pembaca fanatik AAC, terutama di Malaysia. Karena film Fedi Nuril sebelumnya menampilkan Fedi ciuman dengan perempuan bukan muhrim. Fedi pun mengakui itu. Yang membuat aku terharu, Fedi menganggap film AAC sebagai media dia buat dekat dengan Islam. Belajar kembali tentang Islam. Karena film ini, Fedi jadi rajin membuka-buka lagi buku tentang Islam. Bahkan Fedi menyadari segala tingkah lakunya yang tidak Islami selama ini setelah memerankan Fahri. Sungguh, baru kali ini aku rasakan dampak film yang begitu besar mempengaruhi keimanan seseorang. Terima kasih kang abik. terima kasih Ibu.
Pada saat kami mencari sosok Aisha dan Maria, semula kami bersepakat untuk mencari pemain Mesir. Tetapi setelah kami melakukan riset disana, sangat mengagetkan. Perempuan-perempuan Mesir lebih tua dari umurnya. Aku mengcasting seorang perempuan mesir bernama Roughda untuk berperan sebagai Aisha. Tidak hanya cantik, tetapi mainnya luar biasa. Tetapi setelah di sejajarkan dengan Fahri, terlihat Roughda lebih pas sebagai kakaknya daripada isteri Fahri. Padahal umurnya lebih muda 3 tahun dari Fedi Nuril. Lalu kami mencari pemain dengan umur 8 tahun lebih muda dari Fedi. Pada saat kami sejajarkan, sangat pas. Tetapi disaat dia berdialog tentang perkawinan, tidak bisa dipungkiri ‘kedewasaannya’ tidak tampak. Alias belum matang. Kami bingung dan akhirnya kami sepakat untuk mencari pemain indonesia saja.
Tidak gampang mencari pemain indonesia yang cantik sekaligus solihah. Pak Din Syamsudin berpesan kalau bisa pemain Aisha kesehariannya ber jilbab. Lihatlah siapa artis kita yang bertampang Bule yang seperti itu. Hanya Zaskia Meca saja yang berjilbab dan cantik. Selebihnya tidak ada. Sementara itu Zascia tidak bertampang bule. Dia sangat sunda. Pernah kita meng casting Nadine Candrawinata. Dia sangat cantik dan bermain bagus. Dangat cocok pula berdampingan dengan Fedi Nuril. Tapi Nadine bukan Muslim. Padahal Nadine sudah mau bermain sebagai perempuan Muslim. Aku pernah berdiskusi panjang dengan kang abik soal itu. Aku bilang padanya …
‘Suatu hal yang unik, ketika tokoh Maria yang kristen dimainkan oleh seorang muslim, sementara tokoh Aisha yang Islam dimainkan seorang kristen. Ini akan memperlihatkan sikap toleransi dan demokratisasi dalam Islam seperti di India.’
Tetapi kang abik dan pak Din Syamsudin menyarankan untuk jangan bertaruh terlalu besar di film ini. Masyarakat Islam di Indonesia berbeda dengan India. Di India, masyarakat moslem dan Non Moslem sudah terdidik tingkat kedewasaan dalam toleransi, sementara di Indonesia belum. Akhirnya dipilihlah Ryanti sebagai Aisha dan Carrisa Putri sebagai Maria.
Ketiga pemain itu dikursuskan bahasa arab secara privat untuk mendalami kehidupan Muslim di kairo. Mereka sangat antusias. Namun antusiasme itu harus berhadapan dengan kenyataan bahwa mereka juga punya kesibukan lainnya. Ryanti sebagai VJ di MTV dan Carrisa bermain sinetron. Ryanti yang bagiku sangat keteter ketika berperan sebagai Aisha. Asiha adalah sosok yang memiliki beban berat. Sementara Ryanti sebagai VJ MTV harus selalu tampak riang dan ringan. Sering sekali benturan itu membuat proses pendalaman karakter tidak sempurna. Aku frustasi sendiri. Tetapi aku ingat, bahwa di Film ini kesabaranku benar-benar di uji. Impianku mewujudkan keindahan dan kedalaman Islam terbentur oleh kenyataan sebaliknya: Ringan, Riang, Hedonistik dan Pop. Apalagi ketika producer tiba-tiba berubah pikiran melihat kenyataan penonton Film Indonesia banyak di dominasi anak-anak muda yang pop, ringan dan tidak menyukai hal-hal bersifat perenungan. Dia lantas ingin mengubah karakterr film AAC menjadi sangat pop seperti Kuch Kuch Hotahai … Tuhanku! Tuhanku! selamatkan film ini …
Tidak jarang aku berperang mulut dengan producerku ketika meminta adegan Talaqi dibuang. Karena boring dan membuat penonton mengantuk. Lalu beberapa adegan yang bersifat perenungan, seperti pada saat Fahri dipenjara dan menemukan hakikat kesabaran dan keikhlasan dari seorang penghuni penjara yang absurd (dalam novel digambarkan sebagai seorang professor agama bernama Abdul Rauf), Tetapi di Film saya adaptasi sebagai sosok imajinatif, bergaya liar, bermuka buruk tetapi memiliki hati bersih dan suara yang sangat tajam melafatskan kebenaran. Semua adegan itu diminta untuk dibuang atau dikurangi dan lebih mementingkan adegan romans seperti AADC ataupun Kuch Kuch Hotahai …
Sabar … Sabar … Ikhlas … ikhlas!!!
begitulah yang aku dapatkan di film ini. Film ini tidak hanya mampu merobah pandanganku tentang Film. Film ini mampu dan sudah merobah pandangan hidupku: tentang agama, kesetiaan, kerjakeras, komitmen, dan … cinta. Berkali-kali aku berucap syukur yang besar kepada Tuhanku yang sudah memberikan aku jalan menuju kedewasaan. Berkali-kali aku berucap terima kasih kepada Kang Abik yang sudah secara tak langsung mempercayaiku menyutradarai film ini, dimana telah membuatku kembali merasa dekat dengan Islam yang indah, bersahaja dan penuh dengan toleransi. Dan terakhir, berkali-kali aku berucap syukur kepada Ibuku yang telah berpesan untuk membuat film tentang agama. Sekarang aku mengerti, kenapa Kau berpesan begitu Ibu. Tidak lain hanyalah untuk membuatku selalu dekat dengan Islam …
La haula wa kuwwata illa billahi …

Oleh : Hanung Bramantiyo

Categories